Jumat, 21 Agustus 2009

Hujan

Tadi pas lagi iseng-iseng buka novel saya yang belum jadi hahaha (males ngelanjutinnya), saya nemuin satu puisi dari seorang sahabat, dia tulis puisi itu buat ngeggambarin perasaan saya. karena dia tau gimana saya dan siapa saya.

entah harus seperti apa dan bagaimana
entah harus melakukan apa
di dalam hujan
dia lagi!
sepi..
sunyi..
berjalan dalam langkah-langkah kecil
dalam diam..
perlahan..
dia hirup harum tanah basah..
dalam kesejukan..
dalam hening
hanya ada alunan indah rintik hujan
seolah ingin ia katakan
"aku bahagia"
lalu kembali tersirat
"aku ingin menangis"
lagi!
dalam hujan..

sahabat, puisi kamu masih saya simpan, terima kasih buat hal-hal terbaik yang pernah kamu kasih ke saya Marlina Irdayanti..

0 comments:

Posting Komentar

Jumat, 21 Agustus 2009

Hujan

Tadi pas lagi iseng-iseng buka novel saya yang belum jadi hahaha (males ngelanjutinnya), saya nemuin satu puisi dari seorang sahabat, dia tulis puisi itu buat ngeggambarin perasaan saya. karena dia tau gimana saya dan siapa saya.

entah harus seperti apa dan bagaimana
entah harus melakukan apa
di dalam hujan
dia lagi!
sepi..
sunyi..
berjalan dalam langkah-langkah kecil
dalam diam..
perlahan..
dia hirup harum tanah basah..
dalam kesejukan..
dalam hening
hanya ada alunan indah rintik hujan
seolah ingin ia katakan
"aku bahagia"
lalu kembali tersirat
"aku ingin menangis"
lagi!
dalam hujan..

sahabat, puisi kamu masih saya simpan, terima kasih buat hal-hal terbaik yang pernah kamu kasih ke saya Marlina Irdayanti..

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Template by YummyLolly.com