Minggu, 18 Oktober 2009

Dia Mendekapku di Teduhan Saat Hujan

Dia berjalan di tengah hujan..
Menyusuri setiap blok di kota kenangan..
Hujan mengguyur tubuhnya,
melewati mata cokelat tua berkaca-kaca,

yang entah hujan ataukah air mata..

Langkahnya gagap,

sepeti sebuah gumpalan resah,

tersumbat tak tumpah..

Gemercik air hujan yang turun ke bumi,

adalah ketukan hati yang kesepian.
Hingga sampai persimpangan jalan,

dia lelah dan berteduh..

Mukanya pucat..
Bibirnya membiru..

Badannya pun kian gemetar..

Saat ini di tempat ini..
Sebuah memori yang pernah terekam,

dan tersimpan..

Kini diputar ulang..
Sebua
h cerita yang berbeda di waktu yang sama..

Saat ini aku menunggunya dengan riang..

Walaupun hujan mengguyur tubuhku..

Akhirnya, pria yang selalu ku tunggu datang juga..

Dia berlari menghampiriku sambil tersenyum..

Memeluk ku hangat..

Begitu dekat..
Begitu erat...
Hingga bisa ku rasakan degup jantungnya yang berdetak..

Harum tubuhnya mewangi,

seperti sebuah obat bius dengan dosis tinggi,
mengunci rapat hatiku!

Dia bebisik di telingaku,
mengucapkan janji begitu tulus..
"Aku ingin selalu mendekapmu di teduhan saat hujan"


Dia masih gemetar..
menerawang jauh ke masa lalu,
karena pria itu sekarang adalah kisah..

Karena kisah, telah berbaring diperistirahatan terakhir..

pic: http://fineartamerica.com/images-medium/girl-lonely-laura-johnson.jpg

0 comments:

Posting Komentar

Minggu, 18 Oktober 2009

Dia Mendekapku di Teduhan Saat Hujan

Dia berjalan di tengah hujan..
Menyusuri setiap blok di kota kenangan..
Hujan mengguyur tubuhnya,
melewati mata cokelat tua berkaca-kaca,

yang entah hujan ataukah air mata..

Langkahnya gagap,

sepeti sebuah gumpalan resah,

tersumbat tak tumpah..

Gemercik air hujan yang turun ke bumi,

adalah ketukan hati yang kesepian.
Hingga sampai persimpangan jalan,

dia lelah dan berteduh..

Mukanya pucat..
Bibirnya membiru..

Badannya pun kian gemetar..

Saat ini di tempat ini..
Sebuah memori yang pernah terekam,

dan tersimpan..

Kini diputar ulang..
Sebua
h cerita yang berbeda di waktu yang sama..

Saat ini aku menunggunya dengan riang..

Walaupun hujan mengguyur tubuhku..

Akhirnya, pria yang selalu ku tunggu datang juga..

Dia berlari menghampiriku sambil tersenyum..

Memeluk ku hangat..

Begitu dekat..
Begitu erat...
Hingga bisa ku rasakan degup jantungnya yang berdetak..

Harum tubuhnya mewangi,

seperti sebuah obat bius dengan dosis tinggi,
mengunci rapat hatiku!

Dia bebisik di telingaku,
mengucapkan janji begitu tulus..
"Aku ingin selalu mendekapmu di teduhan saat hujan"


Dia masih gemetar..
menerawang jauh ke masa lalu,
karena pria itu sekarang adalah kisah..

Karena kisah, telah berbaring diperistirahatan terakhir..

pic: http://fineartamerica.com/images-medium/girl-lonely-laura-johnson.jpg

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Template by YummyLolly.com